Apa Perbedaan Antara HD dan Teknologi 3D?

10 Aug , 2018 daftar poker,poker domino,poker online,situs judi online

Teknologi 3D (3-Dimensi) tampaknya telah menjadi yang terdepan, berkat kesuksesan film Avatar di seluruh dunia dan rilis lainnya dalam kategori 3D. Jadi apa sih 3D itu dan bagaimana cara membandingkannya dengan HD (High-Definition)?

Nah, HD (juga dikenal sebagai Hi-Def) adalah kualitas gambar video dengan resolusi gambar yang jauh lebih tinggi daripada Standard-Definition (atau SD) tradisional. HD umumnya memiliki sekitar 1 hingga 2 juta piksel per frame yang mungkin 5 kali dibandingkan dengan SD. Karena itu kualitas gambarnya sangat tinggi dan tajam, Anda tidak bisa membandingkan kualitasnya dengan SD.

3D di sisi lain adalah dimensi lain sama sekali. Ketika menonton video dalam format 3D, gambar-gambar tampak melompat ke luar layar sehingga memberikan pengalaman yang nyata-hidup (seolah-olah Anda mengalaminya di sana dan kemudian). Pengalaman 3D dicapai melalui teknik yang disebut Stereoscopy.

Ini didasarkan pada cara otak dan mata manusia bekerja bersama. Mata seorang individu mata adalah sekitar 6,5 cm (atau 2,5 inci) terpisah, oleh karena itu setiap mata melihat pemandangan dari sudut yang berbeda dan menghasilkan gambar yang unik. Otak kemudian menggabungkan gambar untuk membuat satu gambar. Perbedaan kecil antara gambar dari mata kanan dan gambar dari mata kiri memungkinkan otak untuk menilai kedalamannya.

Ada tiga jenis teknologi 3D dan masing-masing bekerja secara berbeda:

Tipe pertama, teknologi anaglyph, adalah yang paling terkenal (kacamata kertas merah / biru) tetapi biasanya efek 3D tidak terlalu bagus. Jenis teknologi ini telah digunakan berkali-kali di bioskop, terutama karena kacamata merah dan biru adalah pilihan yang tidak mahal.

Tipe kedua, teknologi terpolarisasi, adalah teknologi yang Anda alami ketika menonton film 3D di teater IMAX, misalnya, Avatar 3D, Alice in Wonderland 3D, dan lainnya. Untuk membuat efek 3D, dua gambar diproyeksikan ke layar yang sama melalui filter polarisasi yang berbeda. Penonton mengenakan kacamata murah yang juga mengandung sepasang filter polarisasi yang berbeda.

Tipe ketiga, teknologi aktif, mulai menjadi lebih utama dan standar dalam hal menonton 3D untuk digunakan di rumah. Dengan teknologi ini, HDTV akan menampilkan satu gambar ke mata kiri Anda dan satu gambar ke mata kanan Anda. Kacamata rana kristal cair aktif kemudian dipakai oleh pemirsa dan dengan cepat memblokir setiap mata secara berurutan untuk memastikan bahwa setiap mata hanya melihat gambar yang sesuai yang ditampilkan pada perangkat TV 3D.

Jika Anda ingin mendidik diri sendiri tentang teknologi 3D melalui tutorial video, KLIK DISINI

, , , , , ,


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *